Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Desember 2010

Laos Favoritkan Indonesia Juarai Piala AFF

Pelatih Laos, David Booth menganggap Indonesia sebagai kandidat kuat untuk menjuarai Piala AFF 2010. Di babak penyisihan, Laos dan Indonesia berada di Grup A bersama Thailand dan Malaysia.
Penilaian ini diungkapkan Booth dalam sebuah wawancara dengan media Thailand, thai-fussball.de. Menurutnya, status sebagai  tuan rumah akan memberikan keungtungan bagi penampilan timnas Indonesia.
“Tim favorit juara pasti Indonesia karena mereka bermain di kandang sendiri meski akan ada persaingan di antara tim papan atas,” kata Booth seperti dilansir situs resmi AFF, baru-baru ini.
Lantas bagaimana peluang Laos?”Peluang kami akan tergantung dari kemampuan pemain kami tampil jauh dari Laos. Berbeda dengan SEA Games, dukungan tim kami pada even ini bakal minim,” katanya.
Laos untuk pertama kali lolos ke babak utama Piala AFF. Di babak kualifikasi Laos berhasil tampil sebagai pemuncak klasemen setelah menahan imbang Kamboja 0-0 dan Filipina 2-2 serta menang 6-2 atas Timor Leste.
Persepakbolaan Laos sendiri semakin diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara setelah mampu merebut perunggu di SEA Games 2009. Pada multi even dua tahunan itu, Laos juga mengalahkan Indonesia 2-0.
Prestasi Laos ketika itu tak lepas dari sentuhan tangan dingin Alfred Riedl. Kini pelatih asal Austria itu memilih menukangi timnas Indonesia.
“Kemungkinan bakal ada 8 sampai 9 pemain,” kata Booth mengenai jumlah mantan anggota Riedl yang akan menghuni skuatnya pada Piala AFF 2010.
Booth mebambahkan, dirinya hanya memiliki waktu tiga bulan untuk mempersiapkan tim baru. Tak hanya itu, dia juga mengaku hanya punya beberapa pemain yang berpengalaman di turnamen selevel Piala AFF.
“Karena itu, lolos dari babak kualifikasi merupakan sebuah kemenangan besar,” kata Booth.
“Kami akan melakukan persiapan di Thailand sebelum tampil di kompetisi sebenarnya. Ini adalah kesempatan kami untuk menjajal kekuatan pada kelas yang lebih tinggi,” tandasnya.
sumber : http://omjun.com/sepakbola/laos-favoritkan-indonesia-juarai-piala-aff.htm

Sabtu, 18 Desember 2010

'Timnas indonesia Waspada Pada Del Rosario'


Jakarta - Meski berposisi sebagai bek tengah, Anton del Rosario patut diwaspadai oleh para pemain Indonesia di semifinal leg II besok. Sebab pemain berdarah Amerika Serikat ini dikenal sebagai "provokator".

Indonesia boleh dibilang tinggal selangkah lagi lolos ke final usai menang 1-0 di laga pertama Kamis kemarin. Hasil imbang di semifinal ke-2 besok sudah cukup bagi 'Merah Putih' untuk menyingkirkan Filipina.

Meski kembali bermain di GBK, namun misi itu tidaklah mudah karena The Azkals dinilai punya pertahanan kuat serta dihuni banyak pemain keturunan. Di leg I, meski banyak ditekan, sesekali mereka mampu menyengat lewat serangan balik dan eksekusi bola mati.

Satu lagi yang patut diwaspadai oleh Indonesia adalah Filipina punya seorang Del Rosario. Sebagai palang pintu andalan Simon McMenemy, Del Rosario tak hanya piawai mengawal pertahanan namun juga memainkan emosi lawannya.

Contohnya adalah Oktovianus Maniani dan Cristian Gonzales yang sempat tersulut amarahnya akibat provokasi pesepakbola 28 tahun itu. Di babak pertama Okto yang jadi "korban", di babak kedua Gonzales pun sempat beradu mulut dengan Del Rosario.

Hal ini kemudian yang jadi sorotan tersendiri oleh Alfred Riedl dan juga Wolfgang Pikal pada anak asuhnya, terutama pada Gonzales dan Okto yang sudah terkena kuning. Bukan tak mungkin provokasi Del Rosario bisa membuat Gonzales dan rekan lainnya jadi "panas".

"Del Rosario itu sama-sama berdarah Amerika seperti Gonzales, jadi agak panas. Saya dan Riedl sudah ingatkan Gonzales untuk membuang gengsinya sedikit dan tak terpancing emosinya lagi," tegas Pikal usai jumpa pers di Hotel Sultan, Sabtu (18/12/2010) siang WIB.

"Dari pengamatan yang saya lihat, sejak babak kualifikasi hingga semifinal kemarin, Del Rosario memang suka memprovokasi lawan. Jadi para pemain harus hati-hati," pinta Pikal.(detik.com)

Kamis, 09 Desember 2010

"timnas Indonesia memperoleh kesempatan berlibur sehari"

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQvKYisTVh88HRj1Y1UFtQwt-MtEtbIsu8SMYP3sumwzoHAPPBQjBemyzYW

 Setelah menyelesaikan babak penyisihan Grup A Piala AFF 2010, para pemain timnas Indonesia memperoleh kesempatan berlibur sehari, pada hari kamis 09-2010 ini. Selanjutnya mereka kembali berkumpul untuk menjalani latihan lanjutan, Jumat 10-2010 sore besok di lapangan timnas PSSI kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, sebagai persiapan laga semifinal melawan Philipina.

Setidaknya, pelatig Alfred Riedl mempunyai waktu sepekan mematangkan Firman Utina Dkk menuju leg pertama semifinal Piala AFF, pada 16 Desember mendatang. Jeda waktu itu pun dimaksimalkan untuk persiapan timnas, setelah berlibur sehari.

Sebagian besar pemain timnas senior Indonesia sudah meninggalkan hotel Sultan, Senayan,  pada hari Rabu 08-2010 siang, seusai melakukan latihan kebugaran di fitness-centre dalam lingkungan hotel. Beberapa pemain dijemput keluarganya, di antaranya Irfan Bachdim. 

Beberapa pemain lainnya, sebut saja Arif Suyono, Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi juga langsung pulang ke rumahnya di Malang. Tak ketinggalan pula Asisten Pelatih Widodo C Putra yang pulang ke Gresik untuk melepas rindu dengan keluarganya meski sehari. Sebagian pemain lainnya yang tinggal di Jakarta juga langsung meninggalkan hotel begitu diliburkan sehari untuk melepas kerinduan kepada keluarganya.  Lumayan libur sehari bisa untuk pulang ke Malang. Saya sudah kangen dengan anak, tapi istri juga lho,” kata Keceng, sapaan Arif Suyono.

Serupa dilakukan Markus Horison yang baru menikah dengan artis Kiki Amalia. Dia pun disambut istrinya begitu keluar dari kamart hotel. ”Saya ingin memanfaatkan waktu liburan. Saya hanya punya sehari ini untuk berkumpul dengan keluarga. Ini kesempatan kita berbagi waktu dan kebahagiaan sambil mencari spirit baru,” kata Markus.

Wolfgang Pikal, asisten pelatih Indonesia, menegaskan, para pemain sudah harus berkumpul kembali di Hotel Sultan paling lambat Jumat siang, sebab pukul 16.00 WIB sore harinya sudah harus berlatih kembali.
Tidak semua pemain memilih untuk pulang kampung. Ada juga pemain yang diharuskan tinggal di hotel, sementara manajemen tim atau Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) mendatangkan keluarganya ke Jakarta untuk mendampingi mereka di hotel. Dua pemain dari Papua, yakni Yesaya Desnam dan Octovianus Maniani, menjadi dua pemain yang tinggal di hotel dengan didampingi keluarganya.

Selasa, 07 Desember 2010

"Timnas Indonesia tetap memburu kemenangan"

PIALA AFF 2010 Timnas Indonesia tetap memburu kemenangan saat melawan partai tidaka menentukan melawan Thailand pada laga terakhir putaran Grup A AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Selasa pukul 19.30 WIB.

"Meski kita sudah memastikan lolos ke semifinal, tapi pada pertadingan melawan Thailand kita akan tetap memburu kemenangan. Suasana tim sangat kondusif kecuali ada dua pemain yang sedang kurang fit," ujar Asisten Pelatih Wolfgang Pikal kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Kedua pemain itu adalah Hamka Hamzah yang cedera lutut dan Yesaya Desnam yang bermasalah dengan perut.

Pikal menandaskan Timnas Indonesia tetap ingin menang dan tak mengenal kompromi, apalagi harus menghitung-hitung calon lawan di semifinal nanti.

"Kita bukan mau "berlibur". Kita ingin memberikan hiburan kepada penonton. Kita pun mempunyai respek kepada Thailand bahwa mereka masih punya peluang untuk mencapai empat besar. Mereka tentu akan bermain ofensif dan kita siap menghadapi hal itu,.

Mengenai formasi pemain, Pikal mengatakan sekitar 30% akan terjadi perubahan formasi dibanding dua pertandingan sebelumnya dengan menurunkan pemain yang belum pernah dimainkan.

dan pelati timnas indonesia merahasiakan pemain-pemain yang akan diturunkan tersebut.

"Kita mempertimbangkan bagaimana kondisi pemain secara keseluruhan. Siapa yang terkena kartu kuning dan siapa yang cedera. Siapa-siapa pemain yang akan diturunkan baru besok pukul 12 siang kami bisa memastikannya.

Tentang kekuatan Thailand ofisial Timnas akan mewaspadai beberapa pemain diantaranya Datsakorn Tonglao, Sarayoot Chaikamdee, Teerasil Dangda dan pemain belakang Suree Sukha.

Menurut pikal, Suree Sukha yang merupakan bek Thailand mempunyai pergerakan berbahaya seperti ketika disaksikannya saat Thailand berhadapan Malaysia.

"Ada empat sampai lima kali serangan Suree Sukha melalui sayap yang membahayakan. Ini akan sangat kami antisipasi,.

Sementara Pelatih Thailand Bryan Robson berjanji akan memaksimalkan permainan timnya untuk mencapai kemenangan.

"Para pemain kami sudah terbiasa berada dalam tekanan suporter lawan. Mereka cukup berpengalaman untuk itu,.

Robson pun sudah mengantisipasi jika Indonesia akan menurunkan pemain-pemain yang berbeda dengan dua pertandingan sebelumnya.

danpara pemain indonesia ambisius untuk mengalah kan thailand meskipun timnas indonesia sudah lolos dalam semi final

dan saksikan pertandingan indonesia Vs thailand hanya di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta

free web site traffic and promotion
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
Powered by Blogger
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver